Saturday 30th of May 2026

Benarkah Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini? MenKeu Purbaya Yudhi Sadewa: 'Kalau Sekarang Belum, Kita Lihat Tahun Depan'

Benarkah Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini? MenKeu Purbaya Yudhi Sadewa: 'Kalau Sekarang Belum, Kita Lihat Tahun Depan'

--

ROOT PARAPLOU – Pemerintah akan merencanakan menaikkan iuran BPJS Kesehatan tahun ini. Rencana tersebut sudah diperingatkan sejak tahun lalu seiring dengan besarnya defisit program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa, defisit diperkirakan mencapai Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun pada tahun ini.

Sehingga, pihaknya meminta supaya iuran JKN idealnya dievaluasi serta disesuaikan setiap 5 tahun untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan.

"Iuran memang harus naik, bahwa memang ada pertimbangan politis bahwa ini ramai," ujar Menkes Budi Sadikin dikutip Jumat (1/5/2026).

Baca juga: HEBOH! Seorang Balita Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan, Reskrim Polres Metro Bekasi Masih Selidiki Kasusnya

Baca juga: VIRAL! Peserta Paskibraka Provinsi Sulawesi Selatan 2026 Kena Diskriminasi, Diduga Digantikan Oleh Peserta Lain

Menkes pun memastikan kenaikan resmi iuran BPJS Kesehatan yang dilakukan ke depannya cuma akan berpengaruh ke masyarakat kelas menengah ke atas yang selama ini membayar iuran secara mandiri, misalnya sekitar Rp 42 ribu per bulan.

Adapun kenaikan tersebut tidak akan mempengaruhi pada kelompok menengah kebawah. Menkes menyebut, peserta dari desil 1 sampai 5 tetap ditanggung pemerintah melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Kalau tarif dinaikkan untuk orang-orang miskin desil 1-5 itu tidak ada pengaruhnya. Karena orang-orang miskin itu dibayari oleh pemerintah," ungkap Budi Gunadi Sadikin yang akrab dipanggil BGS.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST