VIRAL! Daftar Nama 9 WNI Dalam Misi Global Sumud Flotilla (GSF) yang Ditahan Israel Dalam Misi Menyalurkan Bantuan ke Palestina
--
ROOT PARAPLOU - Miris! Di bawah ini akan kami sampaikan informasi mengenai Daftar Nama 9 WNI Dalam Misi Global Sumud Flotilla (GSF) yang Ditahan Israel Dalam Misi Menyalurkan Bantuan ke Palestina yang wajib kamu tahu. Simak informasi selengkapnya yang sudah kami rangkum di sini!
Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat kapal-kapal kemanusiaan internasional dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di wilayah Laut Mediterania Timur, dekat Kepulauan Siprus.
Yang mana misi tersebut merupakan pelayaran kemanusiaan internasional yang bertujuan menembus blokade Gaza sekaligus mengirim bantuan untuk warga Palestina di tengah perang yang masih berlangsung.
Baca juga: Kabar Duka! Ayah Kelra ONIC Meninggal Saat Sang Pro Player Sedang Berlaga Melawan Alter Ego
Baca juga: Geger! Sarden Atau Ikan Kaleng Viral di X Gara-Gara Diduga Termasuk UPF, Faktanya Bikin Kaget!
Tragedi ini menjadi sorotan dunia setelah video perlakuan kasar terhadap para relawan viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, sejumlah aktivis terlihat dipaksa berlutut di atas dek kapal dengan tangan terikat dan kepala menunduk. Bahkan, seorang relawan yang meneriakkan “Free Palestine” tampak langsung dijambak oleh tentara Israel.
WNI Ditahan Israel Dalam Misi Menyalurkan Bantuan ke Palestina
Video tersebut langsung memicu kemarahan publik internasional. Menariknya, aksi Ben-Gvir juga menuai kritik dari internal pemerintah Israel sendiri. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut mengecam tindakan tersebut dan meminta para relawan segera dideportasi. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, juga menyebut unggahan itu memalukan dan merugikan citra Israel.
Di tengah insiden tersebut, sembilan warga negara Indonesia diketahui ikut tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla. Namun hingga Senin malam, 18 Mei 2026, lima WNI dilaporkan hilang kontak setelah kapal mereka dicegat. Sementara empat relawan lainnya masih berada dalam pelayaran.