Wednesday 8th of July 2026

Temukan Banyak Kejanggalan, Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Lapor Propam dan Dicecar 60 Pertanyaan

Temukan Banyak Kejanggalan, Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Lapor Propam dan Dicecar 60 Pertanyaan

--

Duduk Perkara dan Kejanggalan Kasus

Kasus kematian IPP, seorang guru sekolah dasar, memicu kehebohan akibat sejumlah dinamika di lapangan:
  • Lokasi Penemuan
    • Jasad korban ditemukan tidak bernyawa pada Sabtu dini hari, 27 Juni 2026, di dalam kamar mes personel polisi Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Pessel.
  • Kejanggalan Informasi Awal
    • Ayah korban, Syaiful, mengungkap kejanggalan karena awalnya dikabari bahwa putranya hanya pingsan. Namun, saat tiba di lokasi, Tim Inafis sudah berada di TKP dan korban telah meninggal dunia.

Baca juga: Fakta Kematian Dokter Icha Pakaenoni yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri Diduga Karena Depresi Akibat Intimidasi Oknum DPRD TTU

Baca juga: 7 Tersangka Ditangkap Atas Penyekapan 3 Karyawan Percetakan di Jakpus, Ternyata Sang Bos yang Jadi Dalangnya

Baca juga: Diduga Nepotisme! Mutasi 87 Pejabat Pemkot Bima Soroti Pengangkatan Istri Wali Kota, Begini Aturan BKN

  • Laporan ke Propam
    • Menilai adanya kejanggalan dan menduga sempat dilarang autopsi, keluarga didampingi kuasa hukum sempat mendatangi Bidang Propam Polda Sumbar untuk meminta perlindungan serta pengawasan pengusutan kasus.
  • Hasil Visum Sementara
    • Polda Sumbar menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Kepastian penyebab kematian kini bersandar pada pembuktian ilmiah (scientific crime investigation) melalui uji laboratorium forensik terhadap sampel cairan yang dikirim ke Jakarta.

Langkah tersebut diambil guna meminta perlindungan hukum sekaligus pengawasan melekat agar penyelidikan kematian IPP berjalan objektif dan bebas dari intervensi. Pihak keluarga mendesak agar kebenaran material di balik kematian korban diungkap secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST