Saturday 27th of June 2026

Kasus Diklat Koperasi Merah Putih: Korban Meninggal Peserta Latsarmil SPPI Kemhan Bertambah Jadi 5 Orang

Kasus Diklat Koperasi Merah Putih: Korban Meninggal Peserta Latsarmil SPPI Kemhan Bertambah Jadi 5 Orang

--

Peserta SPPI KDMP-KNMP Meninggal

Berikut adalah data identitas, lokasi pelatihan, serta penyebab medis meninggalnya para peserta:

 

  • Yonanda Muhammad Taufiq: Mengikuti pelatihan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Ia mengalami penurunan kondisi fisik dan dinyatakan meninggal akibat henti jantung (cardiac arrest).
  • Anisa Muyassaroh: Mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan. Sempat mendapatkan perawatan intensif namun meninggal dunia akibat serangan panas ekstrem (heat stroke). 
  • Novia Rahmadhani Sihotang (25): Mengikuti latsarmil di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. Kondisi fisiknya drop di lapangan dan dinyatakan meninggal akibat riwayat penyakit tuberkulosis (TBC). 

Baca juga: Link Video Transaksi Narkoba di Tempat Hiburan Malam THM Batam Viral, Ketua DPD GRANAT Bakal Lakukan Razia

Baca juga: Geger Video Asusila di Lingkungan Kampus, Komisi Etik Unair Periksa Mahasiswa yang Terlibat: Terancam Drop Out?

Baca juga: Viral Video Tak Senonoh di Taman Bangetayu Semarang, Polrestabes dan Netizen Turun Tangan

  • Muhammad Rifki Renaldi Gunawan: Mengikuti pendidikan di Satdik Yon Parako 465. Korban dilaporkan mengalami sesak napas akut saat latihan, sempat membaik lalu drop kembali sebelum akhirnya wafat di RSAU dr. Esnawan Antariksa.
  • Nola Dya Sari: Peserta kelima yang baru saja dikonfirmasi gugur oleh Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen Ketut Gede Wetan, dalam konferensi pers resmi. 

 

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, juga memastikan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam atas hilangnya nyawa para sarjana muda berprestasi ini.

Jika tim investigasi gabungan menemukan adanya kesalahan teknis atau kelalaian sekecil apa pun di lapangan, pemerintah berkomitmen penuh untuk segera merombak total regulasi pelatihan. Keselamatan dan kesehatan peserta kini ditempatkan sebagai prioritas tertinggi di atas target program.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST