Update Kasus Jasad ASN di Bandara Juanda, Mobil Terkunci 4 Hari: Polisi Selidiki CCTV dan Pria Misterius
Penyelidikan dan Kejanggalan
Guna memastikan penyebab kematian, jenazah RYS langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk menjalani proses otopsi. Pihak berwenang juga meluruskan simpang siur yang beredar di media sosial mengenai kondisi fisik korban.
Saat diintip dari balik kaca, korban ditemukan berada di kursi penumpang depan sebelah kiri dalam posisi bersandar ke belakang. Tubuhnya dilaporkan sudah membengkak dalam balutan pakaian gamis berwarna kuning.
Karena seluruh pintu mobil dalam keadaan terkunci rapat dari dalam, petugas keamanan bandara (Avsec) segera berkoordinasi dengan Tim SAR Surabaya dan kepolisian. Petugas terpaksa memecahkan kaca jendela belakang sebelah kiri untuk dapat menjangkau kabin dan mengevakuasi jenazah.
Hasil pemeriksaan medis awal memastikan bahwa korban tidak dalam kondisi hamil, efek pembengkakan murni terjadi karena proses dekomposisi tubuh setelah meninggal beberapa hari.
Di sisi lain, tim kuasa hukum keluarga korban mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana dalam kasus ini. Berdasarkan rekaman CCTV bandara yang sempat diperiksa, mobil dinas tersebut terpantau dikemudikan oleh orang lain saat memasuki gerbang tiket bandara pada hari Sabtu. Muncul dugaan kuat bahwa korban kemungkinan sudah dalam kondisi meninggal dunia atau tidak sadarkan diri saat dibawa masuk ke area Juanda.
Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan mendalam, memeriksa saksi-saksi, serta melacak identitas pria misterius yang terekam kamera bersama korban sebelum mobil tersebut ditinggalkan di parkiran.