Saturday 30th of May 2026

Hotel Sultan Jakarta Akan Diubah Menjadi Ruang Terbuka Hijau, PT Indobuildco Tolak Rencana PPKGBK Mentah-Mentah

Hotel Sultan Jakarta Akan Diubah Menjadi Ruang Terbuka Hijau, PT Indobuildco Tolak Rencana PPKGBK Mentah-Mentah

--

ROOT PARAPLOU - Berikut adalah informasi mengenai hotel sultan jakarta yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat. Simak artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan informasinya!

Masyarakat dibuat bertanya-tanya tentang sebuah kabar yang datang dari pemerintah Jakarta. Pasalnya Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menyebut kawasan eks Hotel Sultan nantinya akan dikembangkan menjadi area hijau yang lebih luas dan inklusif bagi masyarakat.

Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Innalillahi! Deliana Siahaan Meninggal Dunia, Akting Luwesnya Pernah Mewarnai Sinetron Indonesia

Baca juga: Aksi Kekerasan Seksual Ponpes Di Pekalongan, Polisi Tetapkan Pimpinan Pondok Padepokan Padang Ati Jadi Tersangka

Baca juga: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Wisata Posong Temanggung, Tubuh Kaku Diduga Barbeque Jadi Pemicu?

Hotel Sultan Jakarta

The Sultan Hotel & Residence Jakarta adalah hotel bintang lima legendaris yang terletak di dalam kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Berdiri sejak tahun 1976 (awalnya bernama Jakarta Hilton), hotel ini dikenal dengan area taman tropisnya yang luas dan menjadi salah satu ikon di pusat kota.

Lahan Hotel yang berada di kawasan GBK ini rencananya akan diubah menjadi ruang terbuka hijau terintegrasi transportasi publik setelah adanya pengosongan dilakukan pada 18 Juni 2026.

Konsep tersebut direncanakan akan tergabung dengan transportasi publik yang tersebar di area sekitar, seperti MRT melalui rancangan Transit Oriented Development (TOD).

“Bagaimana memastikan manfaat area hijau itu lebih banyak, termasuk di Blok 15 atau eks HGB 26-27,” kata Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Afif Kusumo dalam konferensi pers di GBK, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan informasi yang didapat, model awal sudah disiapkan agar masyarakat dapat langsung mengakses area tersebut dari stasiun dan jaringan transportasi umum.

“Ke depan pembangunan tersebut terintegrasi dengan akses publik, termasuk dari stasiun dan MRT,” ujarnya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST