Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Bekasi Rugikan Calon Mempelai Senilai Rp85,5 Juta Viral di Media Sosial
--
Situasi semakin kacau karena beberapa vendor dekorasi dan katering mengaku tidak mendapat arahan maupun kepastian kerja dari pihak WO. Sebagian bahkan memilih meninggalkan lokasi.
Merasa resepsi hampir dipastikan gagal, Aldi dan Feny akhirnya mencari solusi darurat agar akad nikah tetap bisa berjalan. Mereka menghubungi vendor satu per satu secara pribadi, mulai dari MUA, MC, hairdo, hingga penyedia busana pengantin.
Beruntung beberapa vendor tetap bersedia membantu sehingga akad nikah masih bisa digelar secara sederhana selama satu hingga dua jam di lokasi gedung.
Baca juga: 7 Dosen Diduga Terlibat Kasus Pelecehan di UPN Yogyakarta, Pelaku Langsung Dinonaktifkan
Atas kejadian tersebut, pasangan itu resmi melapor ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu (24/5/2026) malam. Mereka juga menyerahkan sejumlah barang bukti berupa bukti transfer, percakapan digital, hingga surat pernyataan dari pihak WO.
Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan membuka kemungkinan adanya korban lain dalam kasus dugaan penipuan wedding organizer tersebut.
Nah, jadi itulah update informasi terbaru yang sudah kami rangkum khusus untuk kamu pada kesempatan kali ini yang mengulas mengenai Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer. Terimakasih sudah membaca update artikel kali ini.