Dipicu Emosi Soal Pelayanan, Karina Ranau Dianiaya Pelanggan, Pelaku Mengaku Salah Sangka Mengira Karyawan
--
ROOT PARAPLOU – Gara-gara emosi pesanan makanannya tidak didahulukan, seorang pria tega menganiaya Karina Ranau hingga tersungkur di depan warungnya di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap pelaku melakukan aksi kekerasan tersebut dalam kondisi sadar akibat salah sangka mengira korban sebagai karyawan biasa.
Peristiwa kekerasan fisik yang terjadi di depan tempat usaha kuliner milik korban di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, kini resmi memasuki tahap penyidikan intensif oleh kepolisian.
Meski proses hukum tetap berjalan, pihak Polsek Pancoran memutuskan untuk mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka. Sebagai gantinya, pelaku dikenakan sanksi administratif berupa wajib lapor sebanyak dua kali dalam sepekan ke markas komando Polsek Pancoran.
Saat mendatangi Polsek Pancoran untuk memantau perkembangan kasusnya, Karina Ranau mengaku masih mengalami guncangan psikis berupa trauma berat. Dirinya dilingkupi rasa cemas yang konstan, ketakutan yang hebat untuk berjalan sendirian di ruang publik, serta selalu terbayang-bayang wajah pelaku saat kejadian.
Karina juga secara tegas menepis tudingan miring sebagian netizen di media sosial yang menuduh bahwa tragedi penganiayaan ini hanyalah rekayasa atau gimmick demi menaikkan popularitas warung makannya.