Pemalsuan Tanda Tangan Amanda Manopo, Akhirnya Sambangi Polres guna Konsultasi Kasus dan Penggelapan Dana Bisnis
--
ROOT PARAPLOU - Setela hampir dua tahun menahan diri, Amanda Manopo akhirnya mengambil tindakan tegas terkait dugaan pemalsuan tanda tangan kontrak proyek profesional yang merugikan bisnisnya. Oknum pelaku disinyalir nekat memanipulasi dokumen resmi untuk mengalihkan dana operasional perusahaan langsung ke rekening pribadi.
Bintang sinetron populer ini resmi mengambil langkah tegas dengan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk berkonsultasi mengenai dugaan kasus pemalsuan tanda tangan dan penggelapan dana perusahaan yang dialaminya.
Didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Amanda mengungkapkan bahwa aksi kejahatan finansial ini diduga kuat dilakukan oleh oknum di dalam internal manajemen perusahaannya sendiri.
Persoalan ini rupanya bukan hal baru bagi Amanda. Ia mengaku sebenarnya sudah mengendus adanya kejanggalan dan menahan diri terkait masalah ini selama hampir dua tahun terakhir. Namun, demi melindungi privasi bisnis serta menegakkan keadilan, ia akhirnya memutuskan untuk turun tangan langsung ke ranah hukum.
Kronologi dan Modus Operandi
Berdasarkan keterangan tim kuasa hukum, modus operandi yang dilakukan oleh terduga pelaku terbilang cukup nekat. Tanda tangan Amanda diduga dipalsukan dalam dokumen resmi untuk meloloskan berbagai kontrak proyek profesional tanpa persetujuan atau sepengetahuan resminya.