Saturday 27th of June 2026

Profil Fathimah Azzahra, Mahasiswi Kedokteran dan Wakil Ketua BEM UI 2026 yang Viral Kritik Kebijakan Pemerintah

Profil Fathimah Azzahra, Mahasiswi Kedokteran dan Wakil Ketua BEM UI 2026 yang Viral Kritik Kebijakan Pemerintah

--

ROOT PARAPLOU - Nama Fathimah Azzahra, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) periode 2026, kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Mahasiswi Fakultas Kedokteran angkatan 2023 ini menuai sorotan luas setelah melayangkan kritik tajam dan taktis terhadap berbagai program kebijakan pemerintah di sejumlah forum diskusi nasional.

Kemunculan Fathimah di panggung nasional berawal dari keberaniannya dalam mengkritisi kebijakan pemerintah di sejumlah forum diskusi publik dan stasiun televisi nasional. Salah satu momen yang paling banyak mendapat sorotan adalah argumen kritisnya mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Mbak Fitri Sakit Apa? Bongkar Pesugihan Artis di Gunung Kawi, Begini Kondisinya Sekarang!

Baca juga: Profil Aqeela Calista Lengkap: Umur, Tempat Lahir, Orang Tua, serta Deretan Sinetron dan Film

Baca juga: Sadis! Ibu Angkat dan Ayah Kandung Siksa Anak Berusia 9 Tahun di Batam, Korban Alami Luka Bakar Rokok

Di depan para politisi dan pejabat publik, Fathimah secara berani menyuarakan keresahan masyarakat bawah. Ia menekankan bahwa rakyat kecil tidak hanya membutuhkan pemaparan angka anggaran yang fantastis di ruang rapat, melainkan kepastian nyata agar anak-anak mereka bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

Menariknya, latar belakang Fathimah sebagai mahasiswi kedokteran menambah daya tarik tersendiri. Di tengah kesibukan akademis dunia medis yang terkenal padat, ia mampu membuktikan bahwa komitmen sosial tidak harus mengorbankan prestasi. Sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UI mendampingi Yatalathof Ma'shum Imawan, Fathimah sudah aktif memimpin berbagai organisasi intra-kampus.

Ia tercatat pernah menjadi Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI, Ketua Community of Neuroscience and Psychiatry (CORE) FKUI, hingga aktif sebagai orator dalam gerakan independensi profesi medis bersama Dewan Guru Besar FKUI.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST