Penjualan BYD Turun Secara Signifikan? Jangan Panik Dulu, Begini Penjelasan Secara Resmi
--
Penjualan BYD Turun Karena Proses Peralihan?
Luther Panjaitan menjeberkan bahwa ketika perusahaan mulai mengubah sistem pasokan dari kendaraan impor utuh atau completely built up (CBU) menuju produksi lokal akan terjadi jeda distribusi. Hal tersebut akan berdampak langsung terhadap angka penjualan bulanan dan tak dapat terhindarkan.
Proses transisi membuat aliran pasokan kendaraan ke dealer tidak berjalan seperti biasanya sehingga angka wholesales mengalami penurunan signifikan.
Baca juga: Rekam Area Privat Siswi, Dua Siswa SMA Petra 1 Surabaya Kena Skorsing, KPAI Soroti Trauma Korban
Baca juga: Siapa Icha Sharlia? Kekasih Gelap Evan Marvino Viral Usai Istri Sah Bagikan Momen Labrak di Senayan
"Nah tapi kita membenahi sistem supply dengan transisi dari barang CBU ke produksi lokal, sehingga ada sedikit shock di sisi angka," ujarnya.
Penurunan penjualan ini ternyata juga terlihat pada sejumlah model BYD. Salah satu yang paling mencolok adalah Atto 1 yang hanya mencatatkan pengiriman 26 unit pada Mei lalu, anjlok dibanding Februari lalu yang mencatat 3.700 unit.
Walaupun begitu, BYD memastikan kondisi tersebut hanya tidak akan berlangsung lama dan hanya sementara. Perusahaa.
Itulah informasi mengenai dunia otomotif Penjualan Byd Turun yang perlu kamu tahu. Ikuti kami terus untuk update berita viral seputar topik favoritmu di tanah air terkini!