Monday 15th of June 2026

Modus Suap Rp63,1 Miliar PT Blueray Cargo Hindari Jalur Merah Pelabuhan, Ini Sederet Fakta Terbarunya!

Modus Suap Rp63,1 Miliar PT Blueray Cargo Hindari Jalur Merah Pelabuhan, Ini Sederet Fakta Terbarunya!

--

Modus Operandi dan Tujuan

di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Perkara ini melibatkan penyuapan masif kepada sejumlah oknum pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan demi meloloskan barang impor secara ilegal.

Suap bertujuan agar ratusan kontainer barang impor milik Blueray Cargo Group dialihkan ke jalur hijau (lolos cepat tanpa pemeriksaan fisik) serta mengamankan masuknya barang-barang bermerek palsu (counterfeit) dari luar negeri.

Di sisi lain, fakta persidangan mengungkap indikasi bahwa Blueray Cargo sengaja dikondisikan oleh oknum bea cukai agar persentase "jalur merah" (pemeriksaan ketat) mereka tetap berada di atas 70–90% untuk memeras perusahaan agar menyetor uang.

Baca juga: Profil dan Biodata Lea Ciarachel: Agama, Umur, dan Perjalanan Karir di Dunia Hiburan

Baca juga: Video Viral Paspor Berserakan di BSD Ternyata Bukan Milik Jemaah Haji, Cek di Sini Faktanya yang Bikin Syok!

Baca juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Video Viral Aktivitas Asusila Sesama Jenis, Kelab Malam Theater Night Mart Karawang Disegel

Tujuan utama dari pengondisian ini adalah untuk memanipulasi sistem klasifikasi pemeriksaan barang di pelabuhan. Melalui setoran uang berkala, ratusan kontainer barang impor milik Blueray Cargo Group dialihkan secara sepihak ke status "jalur hijau".

Dengan status tersebut, kargo logistik asal China dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya dapat lolos keluar pelabuhan dengan cepat tanpa perlu melewati proses pemeriksaan fisik yang ketat (jalur merah). Praktik ini disinyalir sengaja dilakukan untuk mengamankan masuknya barang-barang bermerek palsu tanpa izin resmi.

Kendati demikian, saksi kunci di persidangan telah mencabut keterangan tersebut dan pihak Raffi Ahmad bersama kuasa hukumnya telah memberikan klarifikasi resmi bahwa keterlibatan itu murni tidak benar. KPK sendiri terus mendalami aliran dana guna membersihkan institusi bea cukai dari oknum-oknum yang memperjualbelikan integritas demi keuntungan pribadi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST