Tuesday 26th of May 2026

VIRAL WO Kabur H-1 Nikahan, Pengantin di Jakarta Timur Rugi Rp85 Juta Hampir Batal Nikah

VIRAL WO Kabur H-1 Nikahan, Pengantin di Jakarta Timur Rugi Rp85 Juta Hampir Batal Nikah

--

Pengantin di Jakarta Timur Rugi Rp85 Juta

Selain pihak gedung, polisi juga sudah memeriksa tiga orang saksi. Salah satunya merupakan anggota keluarga korban.

Di saat yang sama, petugas turut mengecek kantor WO Marwah yang berada di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Namun saat didatangi, kantor tersebut sudah kosong dan tidak lagi beroperasi.

Kasus ini mulai ramai dibicarakan setelah pasangan Aldi dan Feny mengungkap pengalaman mereka di media sosial. Keduanya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp85,5 juta setelah menggunakan jasa WO tersebut untuk acara pernikahan mereka.

Feny menjelaskan awalnya ia tertarik memakai jasa WO Marwah setelah melihat promosi paket pernikahan di Instagram. Setelah melihat price list dan berbagai penawaran yang dianggap meyakinkan, mereka mulai melakukan pembayaran secara bertahap.

Pasangan itu juga sempat mengikuti sesi test food yang diadakan WO. Dalam acara tersebut, semuanya terlihat profesional karena melibatkan vendor dekorasi, MUA, MC, pelaminan, hingga katering.

Baca juga: Geger! Wanita Yatim Piatu Dihabisi Mantan Pacar Diduga Karena Sakit Hati, Jasad Dibuang dari Tol Layang Bogor

Baca juga: Kronologi Kasus Pembunuhan di Bogor yang Gegerkan Publik, Pelaku Ternyata Teman SMK Korban

Baca juga: Daftar Kode Honkai Star Rail Mei 2026 Terbaru GRATIS Berburu Stellar Jade Full Gacor di Sini

Tidak lama setelah itu, Aldi dan Feny menjalani fitting baju pengantin di kantor WO di kawasan JGC. Pembayaran terus dilakukan hingga akhirnya dinyatakan lunas pada awal April 2026. Bahkan, pada 11 Mei 2026 mereka masih menambah jumlah tamu undangan.

Namun kejanggalan mulai terasa saat technical meeting menjelang acara dilakukan secara online dan berlangsung sangat singkat. Menurut Feny, pembahasan yang biasanya detail justru terkesan terburu-buru dan banyak pertanyaan hanya dijawab “nanti diinformasikan H-1.”

Kecurigaan mereka semakin besar setelah mendengar ada korban lain yang mengeluhkan pelayanan WO tersebut, mulai dari katering terlambat sampai jumlah makanan yang tidak sesuai.

Masalah memuncak pada 13 Mei 2026 atau sekitar 10 hari sebelum acara berlangsung. Pihak Islamic Center Bekasi tiba-tiba menghubungi mereka dan menyebut pembayaran gedung belum lunas.

Dari pihak gedung diketahui WO baru membayar sekitar Rp6 juta, sementara kekurangan pembayaran venue mencapai sekitar Rp17,5 juta.

Menyadari resepsi kemungkinan besar gagal digelar, Aldi dan Feny akhirnya berusaha menyelamatkan prosesi akad nikah mereka. Mereka menghubungi vendor satu per satu secara pribadi agar akad tetap bisa berlangsung.

Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa membantu kamu mengulas mengenai WO Kabur H-1 Nikahan yang satu ini. Jangan lupa untuk selalu belajar hal baru setiap hari ya! Terimakasih sudah membaca!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST