Kisah Mbah Suparman Hidup Sebatang Kara Undang Tangis Pilu Warganet, Polisi Berikan Bantuan Sembako
--
ROOT PARAPLOU - Berikut adalah informasi mengenai Mbah Suparman yang viral di media sosial karena tinggal sebatang kara di tengah makam. Simak informasinya sampai habis!
Kabar mengharukan datang dari seorang lansia bernama Mbah Suparman (76). Ia hidup sebatang kara di sebuah gubuk sederhana yang berada di area pemakaman desa, jauh dari permukiman warga di Dusun Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Ingin tahu kisahnya lebih lanjut? Baca artikel di bawah ini!
Baca juga: Penjualan BYD Turun Secara Signifikan? Jangan Panik Dulu, Begini Penjelasan Secara Resmi
Kisah Mbah Suparman
Kisah Mbah Suparman viral di media sosial. Diketahui Mbah Suparman memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Ia harus menyusuri area makam untuk mengambil air bersih dengan jerigen plastik kecil dengan kondisi tubuhnya yang sudah mulai rapuh,
Mbah Suparman hidup sebatang kara di gubuk bambu sederhana. Gubuk itu berdiri sendiri di tengah makam, dengan kondisi yang rapuh dan tak layak untuk dihuni.
Mbah Suparman menyatakan bahwa ia sudah lama hidup seorang diri di tempat tersebut. Ia menceritakan kesehariannya yang terasa berat, namun tetap harus dijalani.
"Kulo mriki nggih piyambakan. Sabendino nggih ngeten niki, masak nggo kayu, pados banyu nggih diangkat piyambak sekuat-kuate suku kulo. (Saya di sini sendirian. Setiap hari ya begini ini, masak pakai kayu, cari air diangkat sendiri sekuatnya saya)," ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Sementara untuk makan sehari-hari, ia menunggu belas kasihan orang lain.
"Kalau tidak ada yang mengirim makanan, ya saya menerima seadanya. Saya sudah tua, tidak pantas merepotkan orang lain," tutur Mbah Suparman dalam bahasa Jawa, dengan air mata yang berusaha ia tahan.