Viral! Seleksi Sekolah Maung 2026 Ramai Usai Nilai Anak Mendadak Turun 72 Poin, Orangtua Datangi Disdik Jabar
--
Keluhan serupa juga disampaikan Nurcholis Hakim, warga Cimahi. Ia menyoroti proses seleksi jalur Tes Kemampuan Akademik (TKA) setelah data kedua anak kembarnya yang sebelumnya masuk kuota penerimaan tiba-tiba hilang dari sistem. Nurcholis menyebut ada puluhan data peserta yang sudah diverifikasi namun mendadak berubah menjadi nol pada hari terakhir proses seleksi.
Di tengah polemik tersebut, Disdik Jabar mencatat tingginya minat masyarakat terhadap Sekolah Maung. Program sekolah unggulan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu memang dikhususkan bagi siswa berprestasi dan menggunakan jalur prestasi sebagai mekanisme utama penerimaan.
Baca juga: Kandas Setelah 14 Tahun: Agensi Konfirmasi Hubungan Asmara Sooyoung SNSD dan Jung Kyung Ho Berakhir
Nilai Anak Mendadak Turun 72 Poin
Kepala KCD IX Disdik Jabar, Dewi Nurhulaela, mengatakan persaingan tahun ini sangat ketat karena jumlah pendaftar jauh melebihi kuota yang tersedia. Di wilayah Indramayu dan Majalengka saja, tercatat 1.005 calon siswa tidak lolos seleksi.
Secara keseluruhan, Sekolah Maung menyediakan 18.268 kursi untuk jenjang SMA dan SMK. Sementara jumlah pendaftar mencapai 38.476 orang. Artinya, lebih dari separuh pendaftar harus tersingkir dalam proses seleksi.
Meski gagal lolos Sekolah Maung, calon murid masih memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur reguler. Disdik Jawa Barat telah memperpanjang masa pendaftaran SMA dan SMK reguler hingga 9 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memastikan daya tampung sekolah negeri maupun swasta masih tersedia bagi seluruh lulusan SMP dan MTs yang ingin melanjutkan pendidikan.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai Seleksi Sekolah Maung 2026. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!