Mendiktisaintek Ungkap Empat Tersangka Penipuan Travel Grant, Tindak Pemalsuan Riset Konferensi Internasional di Denmark
--
ROOT PARAPLOU – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan motif empat orang warga negara Indonesia (WNI) diduga memalsukan riset dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) di Denmark.
Ia mengungkapkan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tengah memanggil keempat terduga pelaku yang merupakan lulusan kampus tersebut. Melalui pemeriksaan, tindakan keempatnya dilakukan demi travel grant.
Travel grant merupakan bantuan dana yang diberikan oleh penyelenggara konferensi, yayasan, atau organisasi guna membiayai perjalanan seseorang ke luar negeri atau daerah tertentu.
Sejauh ini, Brian berkata terduga pelaku berjumlah empat orang. Ia menyebut ada beberapa nama yang tidak tahu-menahu soal riset tersebut. Ia menjelaskan dari keempat pelaku, tidak ada yang berstatus dosen atau peneliti di kampus-kampus Indonesia.
"Mengingat yang bersangkutan atau terduga pelaku ini semuanya bukan dosen. Jadi, kita untuk tindak lanjut sebagai, komisi disiplin atau komisi etik, itu tidak bisa kita lakukan," ujarnya.
Meski begitu, Brian berkata bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data untuk menindaklanjuti peristiwa itu agar ada efek jera. Ia menyebut tindakan itu tentunya mencoreng kredibilitas peneliti-peneliti Indonesia.